3 Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi
3 Cara Mengatasi Disfungsi Ereksi
Cara mengatasi disfungsi ereksi dapat dilakukan dengan berbagai hal, salah satunya dengan menjaga kesehatan. Ketika pria menjadi terangsang secara seksual, hormon, otot, saraf, dan pembuluh darah semuanya bekerja satu sama lain untuk menciptakan ereksi. Sinyal saraf, yang dikirim dari otak ke penis, merangsang otot untuk rileks. Ini, pada gilirannya, memungkinkan darah mengalir ke jaringan di penis.
Setelah darah mengisi penis dan ereksi tercapai, pembuluh darah ke penis menutup sehingga ereksi dipertahankan. Setelah gairah seksual, pembuluh darah ke penis terbuka lagi, membiarkan darah pergi.
Pada titik tertentu dalam kehidupan pria, ia mungkin mengalami kesulitan mencapai atau mempertahankan ereksi. Masalah ereksi terjadi ketika Anda tidak dapat mencapai atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk melakukan hubungan seksual. >>> Baca juga gejala umum disfungsi ereksi
 
Masalah ereksi juga dikenal sebagai:
 
• Disfungsi ereksi (DE)
• Ketidakmampuan
• Disfungsi seksual
 
Namun, jika Anda tidak dapat mencapai ereksi setidaknya 50 persen dari waktu, Anda mungkin memiliki masalah kesehatan yang memerlukan perhatian medis.
 
disfungsi ereksi
 
Penyebab fisik
Penyebab fisik masalah ereksi lebih sering terjadi pada pria yang lebih tua. Mereka terjadi karena gangguan yang dapat mempengaruhi saraf dan pembuluh darah yang menyebabkan ereksi.
Penyebab fisik termasuk kondisi medis seperti:
 
• Penyakit jantung
• Aterosklerosis, atau pengerasan pembuluh darah
• Tekanan darah tinggi
• Kolesterol Tinggi
• Diabetes
• Kegemukan
• Penyakit Parkinson
• Multiple sclerosis (MS)
• Penyakit hati atau ginjal
• Alkoholisme
• Penyakit Peyronie, atau jaringan parut penis yang menyebabkan penis melengkung
 
 
Penyebab fisik lainnya termasuk:
• Obat-obatan tertentu, termasuk beta-blocker, diuretik, pelemas otot, atau antidepresan
• Penyalahgunaan zat
• Penggunaan tembakau jangka panjang
• Trauma atau cedera pada sumsum tulang belakang atau daerah genital
• Masalah genitalia bawaan
• Perawatan untuk masalah prostat
• Penyebab psikologis
 
Masalah emosional dapat mengalihkan perhatian pria dari segala usia untuk tidak terangsang, dan termasuk:
 
• Khawatir tidak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi
• Tekanan emosional yang berkepanjangan terkait dengan masalah ekonomi, profesional, atau sosial
• Konflik hubungan
• Depresi
• Masalah ereksi pada pria muda
Pria berusia 20 hingga 30 tahun dapat mengalami disfungsi ereksi juga. Angka-angka menunjukkan bahwa DE pada pria muda terjadi lebih sering daripada yang dilaporkan sebelumnya.
Penelitian mengatakan masalah ereksi pada pria muda lebih berkaitan dengan gaya hidup dan kesehatan mental daripada masalah fisik apa pun. Pria yang lebih muda ditemukan menggunakan lebih banyak tembakau, alkohol, dan obat-obatan daripada pria yang lebih tua.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa masalah ereksi pada pria muda paling sering berasal dari kecemasan atau depresi.
 
 
3 cara mengatasi disfungsi ereksi 
1. Jaga berat badan
Menjaga berat badan terutama bagian daerah sekitar perut agar tetap langsing merupakan faktor yang penting untuk mengatasi disungsi ereksi.
 
2. Gerakan area sekitar tubuh
Latihan bagian otot dasar panggul atau biasa dikenal dengan senam kegel dapat berguna membantu kelancaran buang air kecil dan meningkatkan kesehatan seksual.
 
3. Mengkonsumsi sama amino
Asam amino yang berada di dalam tubuh berfungsi pembuatan oksida nitrat dan dapat mendukung kesuksesan ereksi. Hal ini berguna merilekskan bagian pembuluh darah sehingga pria lebih bisa mempertahankan ereksinya. 
 
Mendiagnosis masalah ereksi
Tes-tes yang mungkin diperintahkan dokter Anda untuk menentukan penyebab masalah ereksi Anda meliputi:
• Hitung darah lengkap (CBC), yang merupakan serangkaian tes yang memeriksa jumlah sel darah merah rendah (RBC)
• Profil hormon, yang mengukur kadar hormon seks pria testosteron dan prolaktin
• Nocturnal penile tumescence (NPT), yang menentukan apakah ereksi Anda berfungsi saat tidur
• USG dupleks, yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk mengambil gambar jaringan tubuh
• Urinalisis, yang mengukur kadar protein dan testosteron dalam urin
• Setelah dokter menentukan penyebab masalah ereksi Anda, mereka akan memberikan perawatan yang tepat.
 
 
Konsultasikan keluhan Anda di Klinik Apollo
Jika Mengalami disfungsi ereksi, Anda dapat berkonsultasi dengan Klinik Apollo, untuk membantu mengatasi keluhan yang Anda derita saat ini.
Klinik Apollo Adalah Klinik Spesialis Kulit Dan Kelamin, yang berada di jakarta, Klinik modern yang memiliki peralatan medis yang modern serta ditangani langsung oleh dokter yang berpengalaman dalam bidangnya. Privasi pasien terjaga serta biaya penanganan yang terjangkau.
 
Untuk informasi lebih lanjut mengenai cara mengatasi disfungsi ereksi atau Anda memiliki keluhan lainnya silahkan hubungi hotline kami di nomor 0812-3388-1616.