APA PENYEBAB PENIS LECET

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

Penis lecet dapat disebabkan oleh berbagai faktor, dan tidak semua luka pada penis disebabkan oleh gejala infeksi menular seksual (IMS), namun itu bisa saja berbahaya. Jadi, alangkah baiknya jika Anda berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan dukungan dan pengobatan yang lebih baik. Memahami kemungkinan penyebab penis lecet dapat membantu dokter untuk mengetahui dasar dari masalah dan mengembangkan rencana pengobatan yang tepat.

Penyebab penis lecet

Penyebabnya sangat beragam, namun inilah empat faktor penyebab di antaranya, yaitu:

1. Herpes genital

Ini adalah salah satu penyakit menular seksual (PMS) yang umum, namun sayangnya 80% dari individu tidak menyadari infeksi ini. Herpes genital disebabkan oleh virus Herpes simplex, yang biasanya diperoleh ketika melakukan kontak dengan permukaan mukosa seseorang yang terkena virus. Gejala untuk kasus ini adalah lecet pada penis atau bisul pada daerah genital kedua belah pihak dan dengan dasar yang merah. Penyakit ini tidak dapat disembuhkan, sehingga Anda hanya dapat mengurangi gejalanya saja.

2. Seks atau masturbasi yang kasar

Seks atau masturbasi yang kasar adalah salah satu dari banyak penyebab penis lecet. Kurangnya pelumas saat berhubungan seks atau masturbasi dapat menyebabkan lecet pada bagian batang penis dan juga pada kepala penis. Menghindari jumlah pelumas yang tidak memadai selama melakukan seks akan mengindari lecet. Luka ini akan sembuh sendiri dalam banyak kasus, sehingga tidak diperlukan perawatan.

3. Infeksi jamur

Memang benar bahwa jenis infeksi ini umum terjadi pada wanita, tapi ini juga bisa mempengaruhi pria. Infeksi ini menyebabkan lecet, kemerahan, gatal, dan bengkak pada penis. Lecet biasanya berwarna putih dan tebal.

4. Folikulitis

Ketika folikel terinfeksi, maka itu dapat menyebabkan munculnya luka lecet atau lepuhan yang berisi nanah pada penis. Kondisi ini tidak menular dan dapat ditangani tanpa pengobatan tambahan. Seorang pria dengan penyakit ini harus memiliki perhatian penuh pada kebersihannya.

Gejala dan tanda-tanda penis lecet

1. Jika disebabkan oleh infeksi

Tanda-tanda yang terjadi akibat infeksi biasanya kulit memerah dan lecet dapat menyerbu dengan mudah (impetigo bulosa); ada lepuhan kecil dan kulit mungkin terasa gatal atau memerah sebelum infeksi muncul (herpes).

2. Jika disebabkan oleh penyakit kulit

Gejala utama adalah sakit tenggorokan dan alat kelamin, nyeri otot, dan batuk. Dermatitis dapat menyebabkan lepuhan yang gatal, sedangkan Pemphigus cenderung untuk menyerang area yang menyakitkan.

3. Jika disebabkan oleh obat-obatan

Biasanya ini menyebabkan lecet berdarah di daerah penis, saluran pernapasan, dan saluran pencernaan. Kondisi ini sangat serius dan tidak dapat diabaikan.

Cara mengobati penis lecet

Ada banyak cara pengobatan yang dapat Anda ambil, seperti:

  • Mengambil obat penghilang rasa sakit yang dapat membantu mengurangi rasa sakit;
  • Menggunakan anestesi yang dapat menghilangkan rasa sakit dan gatal. (Sebelum menggunakan jenis salep, Anda harus berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu, karena ada beberapa orang yang sangat sensitif terhadap gel).
  • Jika Anda juga mengalami nyeri saat buang air kecil, Anda bisa berendam di air hangat atau dengan air yang mengalir di atas area genital.
  • Bungkus beberapa es dengan handuk dan letakkan di daerah yang lecet selama maksimal 10 menit. Anda tidak boleh meletakkan es terlalu lama karena itu akan membuat kulit Anda terbakar.
  • Jangan menggunakan sabun wangi untuk membasuh penis. Gunakan pembersih yang lembut dengan garam, atau dengan air dan kapas. Keringkan daerah dengan pengering rambut, karena itu lebih nyaman dibandingkan dengan menggunkaan handuk.
  • Minum lebih banyak air untuk membuat urin tidak terlalu kuat, sehingga buang air akan lebih mudah.
  • Gunakan pelumas selama aktivitas seksual untuk mencegah lecet terjadi kembali.
  • Jika herpes genital adalah penyebabnya, hal itu tidak bisa disembuhkan, namun dapat dirawat secara efektif dengan obat antivirus.

Jika Anda sudah merasakan tanda-tanda, segera pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter di Klinik Apollo. Hindari aktivitas seksual untuk sementara waktu sampai anda telah mendapatkan pengobatan yang sesuai dan tuntas menjalaninya.

 

Baca Juga : Jangan Anggap Remeh Darah Dalam Urin