BAGAIMANA MENGOBATI BENJOLAN DI AREA ANUS?

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

Benjolan di area anus merupakah sejenis penyakit menular seksual yang disebabkan oleh infeksi virus HPV (human papillomavirus). Benjolan tersebut dapat muncul di area permukaan dan area internal anus. Pada umumnya, benjolan kecil yang disebabkan oleh infeksi virus HPV hanya muncul di area kelamin. Namun, virus HPV adalah virus yang mampu melakukan penyebaran infeksi secara cepat ke beberapa area lain jika tidak segera mendapatkan penanganan dari dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin (andrologi dan ginekologi).

mengatasi benjolan pada wasir yang sudah keluar

Virus HPV memiliki sekitar 165 lebih tipe virus. 40% tipe virus HPV dapat menularkan infeksi melalui kontak fisik saat seseorang berhubungan seksual dengan pasangan yang telah terinfeksi penyakit menular seksual. 60% orang yang terinfeksi virus HPV namun tidak mendapatkan penanganan yang intensif dari dokter spesialis kesehatan kulit dan kelamin memiliki potensi yang cukup besar untuk mengidap kanker di masa depan .  

“[Konsultasikan dengan dokter bagaimana mengobati benjolan diarea anus !]”

 

Beberapa faktor risiko munculnya benjolan di area anus yang disebabkan oleh infeksi virus HPV, meliputi:

- Hubungan seks pertama kali.

- Berganti pasangan untuk berhubungan seks.

- Kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol.

- Sistem kekebalan tubuh yang lemah.

 

Lalu bagaimana cara mengetahui tanda-tanda dan gejala infeksi benjolan di area anus?

Dalam beberapa kasus yang sering terjadi, penderita infeksi virus HPV atau benjolan di area kelamin dan anus tidak dapat mengidentifikasi tanda-tanda dan gejala yang muncul. Maka dari itu, sangat dianjurkan bagi si penderita untuk segera berkunjung ke klinik spesialis kesehatan kulit dan kelamin terdekat dan berkonsultasi dengan dokter spesialis yang professional mengenai permasalahan kesehatan kelamin.

Dalam melayani konsultasi dan melakukan penanganan terhadap keluhan infeksi benjolan di area anus si penderita atau pasien, dokter spesialis biasanya terlebih dahulu mendiagnosa infeksi untuk mengetahui tingkatan dan gejala yang ditimbulkan. Beberapa metode seperti anoskopi dan pemeriksaan pelvis akan dilakukan jika infeksi telah menyebar ke area internal anus pasien. Setelah mendapatkan hasil diagnosa, dokter spesialis segera melakukan analisa di laboratorium sebelum menentukan tindakan penanganan infeksi.

“[Jika ingin mengetahui lebih lanjut cara pengobatan benjolan diarea anus, bisa tanyakan langsung dengan dokter secara online]”

Salah satu faktor yang dapat menentukan tindakan penanganan dokter spesialis adalah kondisi kesehatan fisik pasien. Maka diperlukan komunikasi yang baik antara dokter spesialis dengan pasien, sebelum akhirnya berlanjut ke tahap penanganan (pengobatan atau bedah).

konsultasi