BAHAYA PENYAKIT URETRITIS PADA PRIA

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

Uretritis ialah peradangan (pembengkakan memerah) di dalam bagian uretra (saluran yang membawa urin dari kandung kemih ke luar). Uretritis non-gonokokus (NGU) biasanya dikarenakan oleh bakteri Chlamydia. Hal ini merupakan infeksi yang menular melalui hubungan seksual yang biasa terjadi tetapi dapat dicegah dengan melancarkan hubungan yang seks tenang.

Seberapa umumkah uretritis?

Siapa aja bisa mengalami uretritis yang disebabkan oleh gonore. Tetapi, pria berusia 15 hingga 30 tahun, yang melancarkan hubungan seks dengan dalam beberapa orang, berisiko lebih banyak terkena penyakit ini. Kamu dapat mencegah terjadinya penyakit ini dengan mengurangi aspek risiko. Silakan konsultasi dengan dokter Anda untuk kabar lebih lanjut.

Apa saja tanda-tanda dan gejala uretritis?

Gejala muncul dalam jangka sewaktu 1 sampai 5 minggu setelah terpapar infeksi. Namun banyak penderita yang bukan mengalami gejala apapun, namun demikian kebanyakan penderita jadi memiliki gejala umum, misalnya :

  1. Urin yang keruh.
  2. Sering buang air kecil.
  3. Terasa gatal dan terbakar di dalam bagian yang bengkak.
  4. Nyeri saat berhubungan seksual.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan tadinya. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala terpilih, konsultasikanlah dengan dokter.

Kapan saya harus periksa ke dokter?

Anda wajib periksa dokter jika nampak gejala, seperti:

  1. Kenaikan suhu tubuh.
  2. Adanya darah di dalam urin.
  3. Gejala tidak membaik dalam waktu 1 minggu.

Anda juga harus memberitahu dokter anda jika kamu sedang hamil. Infeksi dapat menginfeksi bayi semasa kehamilan. Pengobatan juga meraih terganggu oleh kehamilan sebab beberapa antibiotik tidak meraih digunakan selama kehamilan.

Apa penyebab uretritis?

Uretritis biasanya disebabkan oleh gonore (lebih dari 50% kasus) yaitu infeksi oleh bakteri yang disebut Chlamydia trachomatis. Infeksi ini menyebar semasa hubungan seksual.

Selain tersebut, bakteri lain, seperti Ureaplasma urealyticum, parasit Trichomonas vaginalis protozoa dan virus herpes juga merupakan salah 1 penyebab penyakit ini..

Faktor-faktor risiko

Apa yang menambahkan risiko saya untuk uretritis non-gonokokus? Faktor-faktor tertentu yang meningkatkan risiko Anda mendapatkan uretritis non-gonokokus yaitu:

  1. Sering berhubungan seks dengan melimpah orang.
  2. Melakukan hubungan seks yang tidak aman.
  3. Sistem kekebalan tubuh lemah.

Bukan memiliki faktor risiko tidak merupakan berarti anda tidak dapat mengalami penyakit ini. Tanda-tanda ini hanya untuk kenalan saja. Anda harus berkonsultasi dengan dokter spesialis di Klinik Apollo.

Pengobatan

Informasi yang diberikan tidaklah pengganti nasihat medis. Konsultasikan pada dokter Klinik Apollo. Pasangan seks anda harus diobati jika kamu terinfeksi penyakit ini. Pengobatan infeksi anda juga patut menghindari hubungan seks semasa infeksi dan menggunakan kondom bila melakukan hubungan.

Bagi pria, jika tes darah dan urin menunjukkan yakni penyakit ini telah menghilang tetapi gejala terus berlanjut, dokter mungkin melakukan metode pengujian lain untuk mempertimbangkan kemungkinan prostatitis.

Sesudah menanyakan riwayat medis, dokter Klinik Apollo akan melakukan pemeriksaan fisik. Dokter akan mengambil sampel urin untuk menguji hadirnya infeksi uretra. Tes darah juga dapat dilakukan mendiagnosis secara akurat.

Klinik Apollo akan membantu menangani masalah penyakit yang anda derita.