Non-Gonococcal Urethritis

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

Apa itu penyakit Non-gonococcal urethritis (NGU) ?

Non-gonococcal urethritis (NGU) adalah peradangan pada saluran kencing yang tidak disebabkan oleh infeksi gonorrhea.  Gejala NGU dapat berupa rasa sakit atau sensasi terbakar setelah kencing (dysuria), keluarnya cairan putih/keruh dari urinari dan perasaan ingin selalu kencing.

Untuk laki-laki, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis, rasa terbakar atau perih ketika kencing, gatal, iritasi, atau kesakitan, dan pada celana dalam bagian depan dapat dijumpai noda. Pada Perempuan, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, rasa terbakar atau perih ketika kencing, dan infeksi anal atau mulut. Sakit abdominal (di sekitar perut) dan pendarahan vagina yang abnormal mungkin merupakan indikasi bahwa infeksi telah berkembang menjadi Pelvic Inflammatory Disease (peradangan pada sekitar rahim). Namun demikian, kadang-kadang NGU tidak menunjukkan gejala (khususnya pada perempuan). NGU jika tidak diobati bisa berkomplikasi pada yang lainnya seperti epididimitis, prostatitis dan vesikulitis.

" Setiap makhluk hidup memiliki sistem reproduksi termasuk pada manusia. Pada sistem reproduksi manusia juga bisa dijumpai kelainan dan penyakit pada sistem reproduksi manusia dapat terjadi pada pria dan wanita. Beberapa kelainan yang terjadi pada manusia salah satunya adalah penyakit Non-gonococcal urethritis (NGU)".

Apa penyebab terjadinya penyakit Non-Gonococcal Urethritis (NGU) ?

Urethritis Non-Gonokokal (GNO) biasa disebut sebagai Urethritis Non-Spesifik. Hal ini adalah infeksi pada urethra, yakni sebuah saluran penyambung antara kandung kemih dengan luar tubuh. Gejalanya mirip dengan gonorhea atau kencing nanah, namun terapi yang biasa diberikan kepada gonorhea tidak akan dapat bekerja. Selain itu, GNO disebabkan oleh bakteri yang disebut sebagai Chlamydia trachomatis dan beberapa jenis bakteri lainnya termasuk ureaplasma urealyticum, mycoplasma, dan trichomonas-yang dapat mengakibatkan gejala seperti pada GNO. GNO disebarkan secara seksual terutama kontak seksual tanpa perlindungan, seksual per oral, atau pun seksual per anal. Gejala NGU dapat berupa rasa sakit atau sensasi terbakar setelah kencing (dysuria), keluarnya cairan putih/keruh dari urinari dan perasaan ingin selalu kencing. Untuk laki-laki, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis, rasa terbakar atau perih ketika kencing, gatal, iritasi, atau kesakitan, dan pada celana dalam bagian depan dapat dijumpai noda. Pada Perempuan, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, rasa terbakar atau perih ketika kencing, dan infeksi anal atau mulut. Sakit abdominal (di sekitar perut) dan pendarahan vagina yang abnormal mungkin merupakan indikasi bahwa infeksi telah berkembang menjadi Pelvic Inflammatory Disease (peradangan pada sekitar rahim). Namun demikian, kadang-kadang NGU tidak menunjukkan gejala (khususnya pada perempuan). "Jika keluhan tersebut berlanjut silakan periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kulit Kelamin kami agar gejala serta penyebabnya bisa segera ditemukan dan diatasi".

Bagaimana gejala dari penyakit Non-gonococcal Urethritis (NGU) ?

Gejala NGU dapat berupa rasa sakit atau sensasi terbakar setelah kencing (dysuria), keluarnya cairan putih/keruh dari urinari dan perasaan ingin selalu kencing. Untuk laki-laki, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari penis, rasa terbakar atau perih ketika kencing, gatal, iritasi, atau kesakitan, dan pada celana dalam bagian depan dapat dijumpai noda. Pada Perempuan, gejalanya berupa keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, rasa terbakar atau perih ketika kencing, dan infeksi anal atau mulut. Sakit abdominal (di sekitar perut) dan pendarahan vagina yang abnormal mungkin merupakan indikasi bahwa infeksi telah berkembang menjadi Pelvic Inflammatory Disease (peradangan pada sekitar rahim). Namun demikian, kadang-kadang NGU tidak menunjukkan gejala (khususnya pada perempuan). NGU jika tidak diobati bisa berkomplikasi pada yg lainnya seperti epididimitis, prostatitis dan vesikulitis. "Jika keluhan tersebut berlanjut silakan periksakan diri Anda ke Dokter Spesialis Kulit Kelamin kami agar gejala serta penyebabnya bisa segera ditemukan dan diatasi".

Apakah penyakit Non-gonococcal Urethritis (NGU) berbahaya ?

Sama dengan penyakit menular lainnya Non-gonococcal Urethritis (NGU) jika tidak segera ditangani akan mengakibatkan timbulnya komplikasi penyakit lain yang lebih serius seperti prostatitis dan epididimitis.

Bagaimana cara mengobati penyakit Non-gonococcal Urethritis (NGU) ?

Penyakit Non-gonococcal Urethritis (NGU) bisa disembuhkan dan termasuk mudah dalam penanganannya asalkan mendapat perawatan yang cepat, tepat dan tidak terlambat. Jika anda mengidentifikasi gejala-gejala Non-gonococcal Urethritis (NGU) seperti yang disebutkan diatas segeralah berobat dan konsultasi dengan dokter ahli penyakit kulit dan kelamin.

" Diagnosis dan pengobatan penyakit Non-gonococcal Urethritis (NGU) didasarkan pada hasil pemeriksaan penunjang. Maka dari itu jika keluhan tersebut berlanjut silahkan segera periksakan diri Anda ke Klinik Apollo. Karena Klinik Apollo Menyediakan pengobatan medis yang menggunakan alat modern bertaraf internasional dan tenaga ahli yang profesional. Dokter Spesialis Kulit Kelamin kami agar gejala serta penyebabnya bisa segera ditemukan dan diatasi."

Jangan mengulur waktu dan jangan terlalu percaya dengan pengobatan herbal yang belum tentu terbukti. Kemudian anda harus kembali memeriksa kondisi penyakit anda ke dokter yang sama, lama masa pengobatan tergantung pada kondisi penyakit pasien.

" Jika anda mengalami keluhan diatas, untuk informasi lebih lanjut dan jelas silahkan konsultasi langsung dengan kami di klik chat " KONSULTASI DOKTER ONLINE" dibawah ini atau bisa dengan menghubungi kami secara langsung via SMS ataupun Telepon. Terima kasih. "