OPERASI KEMBALIKAN KEPERAWANAN

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

 

Operasi selaput dara - Salah satu operasi yang lumayan bayak belakang ini marak diperbincangkan adalah operasi selaput dara. Jika dilihat latar belakang seorang wanita melakukan operasi ini, pandangan seseorang terhadapnya menjadi sangat beragam.

Meski demikian, operasi ini tetap laris di rumah sakit. Operasi ini dinilai lebih aman dibandingkan dengan penggunaan selaput dara buatan atau palsu yang mengandung cairan palsu menyerupai darah. Namun, operasi ini tetaplah bukan jalan yang terbaik, ini dikarenakan dari operasi yang menjadi hal sebagai membawa efek samping seperti selaput dara robek atau pecah.

Saat konsultasi, seorang wanita akan diberi pengertian oleh dokter mengenai resiko, efek samping dan manfaat operasi ini. Dengan konsultasi tersebut, wanita kemudian akan mengerti dan memutuskan apakah ia akan benar-benar melakukan operasi ini atau membatalkannya.

Jika pasien menyetujuinya, langkah dokter selanjutnya adalah melakukan pemeriksaan kesehatan. Operasi selaput dara juga seperti operasi lainnya yang juga memerlukan kondisi prima pasiennya. Dokter akan melakukan pemeriksaan secara menyeluruh dan memastikan apakah pasien tersebbut sudah siap menjalani operasi. Jika kondisinya sudah memungkinkan, dokter akan segera menjalankan operasi.

Waktu yang diperlukan untuk operasi selaput dara

Posisi wanita yang melakukan operasi ini adalah menyerupai ibu yang melahirkan. Setelah itu, dokter akan melakukan pembiusan pada area yang hendak dioperasi agar pasien tidak merasakan sakit. Waktu yang diperlukan untuk melakukan operasi ini tergantung pada kerusakan selaput dara itu sendiri. Jika kerusakannya tidak parah dan hanya terletak pada satu titik, operasi ini hanya akan memakan waktu selama 10 hingga 15 menit saja. Sedangkan jika kerusakannya cukup parah, dokter akan menyelesaikan operasi ini dalam waktu 30 hingga 60 menit. Setelah menjalani operasi ini, wanita dilarang melakukan hubungan seksual selama 40 hari. Dalam 40 hari itulah, keadaan vagina akan berangsur-angsur membaik.

Cara Mengembalikan Keperawanan Secara Alami

Selain melakukan cara mengembalikan keperawanan dengan operasi, Anda juga bisa melakukan cara mengembalikan keperawanan dengan cara alami, yaitu dengan melakukan senam kegel, ataupun konsumsi jamu.

Senam kegel ini dilakukan untuk melatih otot panggul. Bukan hanya baik untuk wanita, namun juga untuk pria. Jika Anda melakukan senam kegel ini secara rutin, maka otot-otot area genital akan lebih kencang.

Selain itu bisa juga dengan konsumsi jamu. Jamu yang biasa disebut ‘jamu rapet’ ini dipercaya bisa merapatkan organ kewanitaan kembali. Jamu ini terdiri dari campuran buah maja, kunyit, telur ayam kampung, kayu cendana, dan campuran lainnya.

Sebaiknya setiap wanita tetap memegang teguh untuk menjaga keperawanannya hingga pernikahan. Karena itu lebih baik daripada mencari-cari cara mengembalikan keperawanan. Ataupun jika memang ingin membahagiakan pasangan, pastikan bahwa hal-hal yang Anda pilih untuk Anda lakukan adalah suatu hal yang aman.

Demikianlah penjelasan mengenai metode-metode cara mengembalikan keperawanan dengan operasi atau pembedahan. Sebelum melakukan pembedahan untuk mengembalikan keperawanan, sebaiknya lakukan konsultasi terlebih dulu dengan ginekolog ataupun dokter kandungan, karena beberapa prosedur operasi mungkin memiliki beberapa efek samping.

Jika Anda ingin melakukan cara mengembalikan keperawanan melalui operasi, pastikan bahwa Anda ditangani oleh tenaga medis yang sudah ahli dan juga profesional dalam hal operasi keperawanan ini.

Anda juga bisa berkonsultasi terkait ginekologi dengan tenaga medis kami di Klinik Apollo. Atau melakukan konsultasi online melalui layanan chatting di bawah ini. Semoga bermanfaat.

Demikian ulasan mengenai operasi selaput dara dari klinik apollo.