OPERASI SELAPUT DARA PADA WANITA

Gejala Penyebab Pengobatan Konsultasi

 

Operasi selaput dara adalah merupakan sebuah prosedur bedah yang bertujuan untuk memperbaiki selaput dara yang telah sobek dengan menjahitnya kembali.

Prosedur juga dikenal dengan istilah hymenorrhaphy atau rekonstruksi selaput dara ini, tidak termasuk di dalam sebuah kategori perawatan ginekologi konvensional dan seringkali dikategorikan sebagai prosedur bedah plastik karena biasanya dilakukan untuk alasan non-medis.

Siapa yang Perlu Menjalani Operasi Selaput Dara & Hasil yang Diharapkan

Wanita yang ingin mengembalikan struktur asli dari selaput dara, membran tipis yang menutupi lubang vagina, dapat mempertimbangkan operasi selaput dara. Di sisi lain, ada beberapa perempuan dengan selaput dara yang lebih elastis, bahkan penetrasi seksual tidak dapat menyobeknya. Dengan demikian, selaput dara terkoyak dan tidak adanya darah saat penetrasi seksual pertama kali, tidak selalu berarti bahwa seorang wanita tidak perawan.

Di bawah ini adalah alasan umum para wanita menjalani operasi selaput dara:

  • Untuk mendapatkan tanda keperawanan sebelum menikah, sebab keperawanan merupakan hal penting menurut budaya tertentu.
  • Untuk mengembalikan keperawanan bagi mereka yang mengalami penyerangan seksual – Prosedur ini dapat memberikan kelegaan emosional dan psikologis bagi korban.
  • Untuk memperbaiki selaput darah yang rusak karena cedera.

Cara Kerja Operasi Selaput Dara

Operasi selaput dara adalah tindakan sederhana dan non-invasif dapat dilakukan dengan bius lokal yang dikombinasikan dengan penenang dosis ringan. Namun, dalam situasi tertentu, prosedur ini dapat dilakukan dengan bius total.

Pada tahap persiapan operasi selaput dara, sayatan akan dibuat untuk merobek tepian selaput dara. Ada tiga cara untuk melakukan rekonstruksi selaput dara, yaitu:

  • Menjahitnya bersama dengan kulit robek yang membentuk lapisan sekunder dari selaput dara untuk membuat selaput dara terlihat utuh
  • Menempatkan lipatan yang diambil dari lapisan vagina bagian dalam untuk membuat selaput dara baru dengan pembuluh darah yang berfungsi seperti selaput dara asli.

Kondisi Yang Dianjurkan Untuk Melakukan Operasi Selaput Dara

Adapula beberapa kondisi yang bisa dianjurkan untuk melakukan prosedur operasi selaput dara, yaitu sebagai berikut.

  • Selaput dara imperforasi. Selaput dara pada kondisi ini merujuk pada selaput dara yang menutup penuh bukaan vagina sehingga menjadi terhambatnya darah menstruasi untuk keluar.
  • Selaput dara bersepta. Pada kondisi selaput dara bersepta, selaput dara jadi memiliki dua bukaan. Di beberapa kasus, adanya dua bukaan ini membuat bukaan vagina jadi terbatas.
  • Selaput dara mikroperforasi. Selaput dara mikroperforasi merupakan selaput dara yang memiliki lubang yang terlalu kecil.
  • Selaput dara yang terlalu kuat. Kondisi terakhir yang dianjurkan menjalani operasi adalah jika selaput dara terlalu kuat karena tebal ataupun kaku.

Sebagai Klinik yang modern dan berpengalaman dibidang Kesehatan Kulit dan Kelamin tentunya kami bangga dapat melayani anda. Klinik Apollo memprioritaskan kenyamanan serta kepuasan pasien demi tercapainya pelayanan yang komprehensif sehingga Klinik Apollo mampu menjadi salah satu Klinik Kelamin dan Klinik terbaik No-1 di Jakarta.

Baca Juga Manfaat Operasi Selaput Dara